Sabtu, 26 Juli 2014
Italy - Serie A, 18 Mei - Udinese 3 - 3 Sampdoria - Catania 2 - 1 Atalanta - Genoa 1 - 0 Roma - Juventus 3 - 0 Cagliari - AC Milan 2 - 1 Sassuolo - ChievoVerona 2 - 1 Inter - Fiorentina 2 - 2 Torino - Lazio 1 - 0 Bologna - Parma 2 - 0 Livorno - SSC Napoli 5 - 1 Hellas Verona • Spain - Liga BBVA 17 Mei - Malaga 1 - 0 Levante - Real Madrid 3 - 1 Espanyol - Barcelona 1 - 1 Atletico Madrid - Valencia 2 - 1 Celta Vigo - Real Sociedad 1 - 2 Villarreal - Almeria 0 - 0 Athletic Bilbao - Osasuna 2 - 1 Real Betis - Rayo Vallecano 1 - 2 Getafe - Valladolid 0 - 1 Granada - Sevilla 3 - 1 Elche • England - FA Cup 18 Mei AET Arsenal 3 - 2 Hull City England - Championship:: play-off 10 Mei - Wigan Athletic 0 - 0 Queens Park Rangers 12 Mei : - Derby County 4 - 1 Brighton & Hove Albion 13 Mei : AET Queens Park Rangers 2 - 1 Wigan Athletic • Germany - Bundesliga:: qualification 19 Mei : - Greuther Furth 1 - 1 Hamburger SV Germany - 2nd Bundesliga:: qualification 17 Mei - Darmstadt 1 - 3 Bielefeld DFB Pokal 18Mei -AET Borussia Dortmund 0 - 2 Bayern Munich
 
   
Jum'at, 25 Januari 2013 , 01:56:00

Ruben Isir/Radar Masyarakat menggelar acara Yosim Pancar dan pesta adat sebegai rasa syukur rasa syukur atas pengfungsian Kumurkek sebagai ibukota Kabupaten Maybrat.
SORONG – Menindaklanjuti instruksi Mendagri, Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi me­mim­pin langsung apel perdana dalam rangka peng­fungsiaan ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek, Rabu (23/1) sekira pukul 11.00 WIT. Dengan demikian, mulai Rabu kemarin, aktifitas pemerintahan Kabupaten Maybrat yang selama ini dijalankan di luar Kmurkek, dipusatkan kembali di ibukota Maybrat, Kumurkek.
Pantauan koran ini, Gubernur dan rombongan, diantaranya utusan pemerintah pusat dalam hal ini Dirjen Kesbangpol, Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Christian Zebua, Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs Tito Karnavian dan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Monang Pardede,SH,MH, yang menggunakan pesawat Susi Air dan pesawat milik Pemprov Papua Barat, mendarat di Bandara Ayawasi sekira pukul 10.00 WIT. Kedatangan Gubernur dan rombongan, disambut Bupati Kabupaten Maybrat, Drs Bernard Sagrim,MM, Wakil Bupati, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Maybrat, serta jajaran pemerintahan Kabupaten Maybrat.
Sebelum menuju Kumurkek yang berjarak sekitar 12 Km, Gubernur dan rombongan beristirahat sekitar 15 menit di kediaman pastor, yang diisi dengan kegiatan ibadah syukur atas penyertaan Tuhan selama perjalanan penerbangan dengan pesawat. Momen istirahat ini diawali doa, dan dalam kesempatan ini, Bupati Maybrat diberikan kesempatan untuk menyapa Gubernur dan rombongan dengan dengan ucapan pemerintah dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Maybrat menyambut baik kedatangan bapak Gubernur dan rombongan di Kabupaten Maybrat. Bupati Sagrim dalam kesempatan ini melaporkan secara umum kondisi Kamtibmas di Kabupaten Maybrat kondusif, walaupun ada gangguan-gangguan (pemalangan,red) sedikit, akan tetapi sudah dapat diatasi. Tentunya, mengacu pada Surat Mendagri, pada prinsipnya pemerintah Kabupaten Maybrat sudah menerimanya dan menyambut positif amanat yang disampaikan melalui Gubernur.
Setelah itu, Gubernur dan rombongan bergerak menuju Kumurkek yang ditempuh sekitar 30-an menit. Setibanya di Kumurkek, Gubernur dan rombongan disambut antusias tokoh masyarakat Maybrat yang mengenakan pakaian adat, dan selanjutnya diantar menuju kantor Bupati Maybrat yang jaraknya sekitar 300 meter dari lokasi penjemputan. Meski suasana penjemputan berlangsung meriah, kegiatan Gubernur dan rombongan di Maybrat diamankan ekstra ketat aparat keamanan yang terdiri dari personil kepolisian, Brimob, dan TNI.
Pengamanan ekstra juga dijumpai di kantor Bupati Maybrat yang menjadi arena pertemuan, dijaga pasukan pengamanan organic yang terdiri dari 3 lapis pengamanan, tidak sebarang orang bisa masuk ke halaman kantor bupati, hanya tokoh dan pejabat lainnya yang mendapat undangan. Bahkan para PNS yang tidak berpakaian keki, tidak dibolehkan masuk. Wartawan yang diundang meliput pun tak luput dari pemeriksaan. Pengamanan super ketat ini dilakukan guna mengantisipasi penyusupan dari kelompon-kelompok yang tak bertanggungjawab.
Sekira pukul 11.00 WIT, apel perdana pengfungsian ibukota Kabupaten Maybrat mulai digelar. Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi bertindak sebagai inspektur upacara, sementara komandan upacara dipercayakan kepada Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Papua Barat. Saat MC membacakan “Apel Perdana Dalam Rangka Pengfungsiaan Ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek Segera Dimulai yang Ditandai dengan Penandatanganan Prasasti”, sontak mendapat aplaus yang disertai teriakan yel-yel dari PNS maupun komponen masyarakat yang menyaksikan dari luar halaman Kantor Bupati Kabupaten Maybrat di Kumurkek ini. Pada penandatanganan prasasti, telah disiapkan 3 rangkap yang masing-masing akan menjadi bukti untuk dikirim ke Pemerintah Pusat, Gubernur dan Pemerintah Kabupaten Maybrat. Saat penandatanganan prasasti, Bupati Maybrat dan Muspida dipersilahkan berdiri di samping kiri kanan, disaksikan pula dari jauh oleh ribuan masyarakat yang membanjiri momen penting di Kabupaten Maybrat tersebut.
Setelah menandatangani prasasti, Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi dalam sambutan tunggalnya menyampaikan bahwa “hari ini adalah hari kasih, tidak ada hujan, tidak ada angin, kita semua anak-anak Tuhan diperintahkan oleh mendagri untuk hadir di sini, ada dari Kementerian Dalam Negeri, dari Dirjen Otda, Kespangpol, juga ada dari provinsi yaitu bapak Gubernur juga ada di sini, ada juga Pangdam, Kapolda, Kajati dan Ketua MRP, ada Bupati Sorong Selatan. Kita hadir di sini semua karena kasih Tuhan,” kata Gubernur yang langsung disambut applaus meriah dari semua pihak yang hadir. “Saya kasi tau ini kasih, tidak ada permusuhan, tidak ada perkelahian. Yang ada hanyalah kasih karena kasih itu yang paling besar. Yang saya kasi tau ini pasti kamu dengar, kecuali kamu tidur itu yang kamu tidak dengar,” sambung Gubernur sembari mengarahkan tatapannya kepada Bupati Maybrat dan Muspida serta PNS yang berbaris rapi di hadapannya.
Gubernur mengatakan, kasih itu mengalahkan segala-galannya. “Ini Abraham yang ngomong, bapak segala orang beriman, bukan pace Bram tapi Abraham,” tukasnya. “Mau musuh, musuh siapa? Kita mau maju, tugas kita hari ini adalah menciptakan pembangunan di tanah Papua. Hari ini kita tandatangani prasasti yang merupakan simbol bahwa tidak ada permusuhan,” lanjut Bram. “Saya tanya dulu kamu senang ka tidak ?,” tanya Gubernur yang dijawab oleh semua yang menyaksikan dengan serempak “senanggg”. Pertanyan yang sama diajukan 3 kali dan dijawab dengan lebih semangat dengan kalimat yang sama. “Mulai sekarang dari tempat saya berdiri ini, kegiatan pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan kita kembalikan ke Kumurkek ini, di mana kantornya ada di sini. Saya Gubernur Papua Barat yang bicara. Kita mau Papua Barat ini maju, kalau tidak mau dengar saya, kamu mau dengar siapa lagi,” tegasnya.
Dikatakannya, masih banyak tugas yang lebih besar, yang dikritik harus mendengar, yang mau mengkritik juga harus didengar supaya roda pemerintahan ini berjalan dengan baik. “Jadi kita sepakati bahwa roda pemerintahan tetap berada di sini. Saya tau ada yang senang, ada yang tidak senang, kalau yang tidak senang tapi harus menyampaikannya pantas untuk didengar ya. Ada bapak Kapolda, ada bapak Pangdam, sudah diperintahkan dan siap menangani hal-hal yang berlawanan dengan peraturan yang berlaku dalam NKRI ini, jangan buat lebih dari aturan yang sudah dibuat ya,” kata Gubernur sembari memerintahkan agar selepas apa yang disampaikannya ini, jangan sampai ada hal-hal yang terjadi di masyarakat sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.
Ditegaskannya, negara ini adalah negara hukum, jangan kita bergerak dari rel yang sudah ditetapkan. “Kalau anda melawan itu tandanya sudah melawan hukum. Masyarakat jangan bertindak sendiri, saya masih ada di Papua Barat ini 4 tahun lagi ya, saya tidak ke mana-mana, saya menyayangi dan mencintai anda sekalian, kalau ada yang merasakan itu saya berterima kasih. Sebagai kakak, sebagai senior, saya merasa perlu untuk menyampaikan itu kepada kita semua,” tandasnya. Selepas memimpin apel perdana pengfungsian ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek, dan karena kesibukan dinas yang lainnya di Papua apalagi menjelang Pilgub Papua, rombongan pun pamit dan meninggalkan Kumurkek menuju Ayawasi dan selanjutnya terbang ke Manokwari. Sebagai bentuk rasa syukur atas pengfungsian Kumurkek sebagai ibukota Kabupaten Maybrat, ribuan masyarakat pun memanfaatkan arena Kantor Bupati Maybrat untuk menggelar acara Yosim Pancar dan pesta adat.
“Hari ini harinya Tuhan,bukan harinya saya. Undang-undang menyatakan bahwa Kimurkek itu ibukota Kabupaten Maybrat, jadi kita harus tunduk,” kata Bram kepada wartawan di Bandara Rendani Manokwari sekembalinya dari Maybrat. Bram menegaskan, Bupati Maybrat harus tunduk pada undang-undang. Kondisi yang terjadi di Maybrat lanjut Bram, sangat serius dan mendapat perhatian pemerintah pusat, selama ini roda pemerintahan tidak berjalan baik. “Bupati harus patuhi undang-undang,jangan buat sesuatu yang melanggar undang-undang,itu tidak boleh. Kita melaksanakan pemerintahan yang berwibawa dan bersih,” tandasnya. Proses pengembalian ibukota Maybrat ke Kumurkek, menurut Gubernur berjalan baik. Dan diharapkan, selanjutnya kondisi di Maybrat berjalan normal sehingga pemerintah daerah dapat melaksanakan pembangunan dan melayani masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Papua Barat,Irjen Pol Drs Tito Karnavian menyatakan, kehadirian Gubernur dan sejumlah pejabat di Maybrat disambut baik masyarakat. Kon­disi kamtibmas yang aman dan tertib juga tercipta dan diminta kepada Bupati,Dandim dan Kapolres serta jajarannya pemerintahan tetap menjaga keamanan. “Aman,cukup membaik.Pak Dan­rem, Dandim, Kapolres,tokoh-tokoh masyarakat agar kondisi di Maybrat tetap membaik,” ujar Kapolda. Mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, Kapolda mengatakan bahwa di Maybrat ditempatkan 4 regu Brimob serta prajurit TNI. “Ya, semua masyarakat dapat menjaga situasi agar pemerintahan dan pembangunan bisa berjalan sesuai harapan,” imbuh Kapolda yang diwawancarai wartawan di bandara Rendani Manokwari sebelum terbang kembali ke Jayapura. (ris/lm)
 
    JPNN.COM | Pemerintahan Maybrat Akhirnya Dipusatkan di Kumurkek
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Facebook
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
 
Komentar Anda mengenai berita "Pemerintahan Maybrat Akhirnya Dipusatkan di Kumurkek"
 
  + Other News / Category     
 
DAHLAN ISKAN
Semangat Tebu Preman dan Bibir Terkatup
WAKTU saya duduk-duduk santai di bawah pohon besar bersama seluruh karyawan inti di halaman Pabrik G ...
Other