Sabtu, 26 Juli 2014
Italy - Serie A, 18 Mei - Udinese 3 - 3 Sampdoria - Catania 2 - 1 Atalanta - Genoa 1 - 0 Roma - Juventus 3 - 0 Cagliari - AC Milan 2 - 1 Sassuolo - ChievoVerona 2 - 1 Inter - Fiorentina 2 - 2 Torino - Lazio 1 - 0 Bologna - Parma 2 - 0 Livorno - SSC Napoli 5 - 1 Hellas Verona • Spain - Liga BBVA 17 Mei - Malaga 1 - 0 Levante - Real Madrid 3 - 1 Espanyol - Barcelona 1 - 1 Atletico Madrid - Valencia 2 - 1 Celta Vigo - Real Sociedad 1 - 2 Villarreal - Almeria 0 - 0 Athletic Bilbao - Osasuna 2 - 1 Real Betis - Rayo Vallecano 1 - 2 Getafe - Valladolid 0 - 1 Granada - Sevilla 3 - 1 Elche • England - FA Cup 18 Mei AET Arsenal 3 - 2 Hull City England - Championship:: play-off 10 Mei - Wigan Athletic 0 - 0 Queens Park Rangers 12 Mei : - Derby County 4 - 1 Brighton & Hove Albion 13 Mei : AET Queens Park Rangers 2 - 1 Wigan Athletic • Germany - Bundesliga:: qualification 19 Mei : - Greuther Furth 1 - 1 Hamburger SV Germany - 2nd Bundesliga:: qualification 17 Mei - Darmstadt 1 - 3 Bielefeld DFB Pokal 18Mei -AET Borussia Dortmund 0 - 2 Bayern Munich
 
   
Sabtu, 04 Mei 2013 , 11:18:00

AMBON - Tim pemenangan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2013, masing-masing Herman Koedoeboen-Daud Sangadji dan pasangan Said Assagaf-Zeth Sahuburua mencurigai kenaikan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pilgub pada kabupaten SBB dan SBT. Bagi mereka kenaikannya tak rasional, karena mencapai 5 persen dari presentasi DPT pada pemilihan bupati beberapa waktu lalu. 
Ketua tim pemenangan pasangan Herman Koedoeboen-Daud Sangadji atau MANDAT Tobhyend Sahureka mengatakan, kenaikan angka DPT itu tidak sebanding dengan pertumbuhan penduduk yang terjadi dalam kurun waktu yang singkat. 
“Kabupaten SBT adalah contoh dari kenaikan DPT yang cukup signfikan atau melebihi 5 persen. Itu perlu di curigai. Karena pertambahan penduduk dalam usia 17 tahun ke atas ataupun orang yang sudah menikah, menurut saya tidak sebesar itu. Sementara pilbup SBT khan baru berlangsung 2 tahun lalu,” kata Sahureka. 

Sahureka menambahkan, keterlibatan bupati untuk mencalonkan diri sebagai gubernur merupakan salah satu faktor dalam kenaikan itu. “Bahkan bukan hanya SBT, kabupaten SBB juga demikian. Kami mencurigai ada keterlibatan bupati sebagai calon gubernur. SBT itu kecil, kenaikan ini tidak rasional,” tandasnya. 
Oleh karena itu, lanjut Sahureka, perlu ada ketelitian dari pihak penyelenggara pemilu untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan pada saat pemungutan suara berlangsung 11 Juni mendatang. Bukan hanya ketelitian, Sahureka juga meminta KPU Maluku agar menyurati Gubernur Maluku dan selanjutnya diinstruksikan kepada pihak yang bertanggung jawab dalam pembuatan KTP bagi masyarakat belum memilikinya.

“Olehnya itu, saya sudah katakan bahwa KPU harus memberikan kepada kami nama dan alamat dari pemilih untuk kabupaten/kota, kecamatan hingga desa agar kita dapat mengkroscek kembali data yang telah diberikan kepada kita. Kemudian, KPU juga harus memberitahukan hal ini kepada pemprov agar segera mendata dan mencetak KTP/KTP sementara kepada masyarakat yang belum mempunyai KTP tetap,” katanya. 
Terpisah, ketua tim pemenangan pasangan Said Assagaf-Zeth Sahuburua atau SETIA, Jance Weno mengungkapkan, kenaikan jumlah DPT yang terjadi di Malteng dan SBT sangat jauh berbeda dengan jumlah awalnya pada pleno pertama KPU Maluku beberapa minggu lalu.

“Memang sesuai dengan hasil pleno pertama KPU pada 21 April kemarin dan di lanjutkan pada hari ini (kemarin) kepada seluruh kabupaten/kota se Maluku terjadi kenaikan yang cukup besar di Malteng dan SBT. Malteng kenaikan DPT lebih 16.000 dan SBT lebih dari 12.000 dibandingkan dengan pilbub beberapa waktu lalu,” ungkapnya. 
Untuk meminimalisir terjadi kesalahan dalam proses pemungutan suara, Weno berharap peran dari KPU dan Bawaslu serta masyarakat sangat di perlukan guna menghasilkan pemilu yang demokratis. “Hal ini harus mendapatkan perhatian dan pengawasan ketat dari KPU dan Bawaslu serta msyarakat agar tidak terjadi kecurangan dalam pemungutan suara.
Bahkan aparat kepolisian harus dilibatkan langsung dalam proses ini supaya harga demokrais yang mahal ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pintahnya. 
Abdullah Vanath yang berpasangan dengan Marthin Jonas Maspaitella untuk calon gubernur dan wakil gubernur Maluku dari partai non seat ketika di konfirmasi wartawan Ambon Eksres terkait tudingan keterlibatan dirinya dalam kenaikan DPT SBT, mengaku tidak pernah mengetahui jumlah DPT yang telah ditetapkan KPU Maluku. Menurut Vanath, itu adalah kebijakan KPU dalam penentuan jumlah DPT. 
“Sejauh ini saya tidak pernah ikuti soal DPS dan DPT. Justru sekarang baru saya tahu dari wartawan. Jadi saya tidak bisa berkomentar banyak tidak tahu tentang hal ini dan menghargai apa yang menjadi domain KPU. Silahkan tanya saja ke KPU dan mereka pasti tahu soal itu,” ujar Vanath kepada Ambon Ekspres melalui pesan singkatnya.
Vanath juga menambahkan, penilaian dan kecurigaan terhadap dirinya merupakan hal yang wajar dalam berpolitik.
“Wajar karena saya Bupati SBT dan juga calon gubernur, justru itu silakkan tanya kepada KPU. Kalau saya katakan bahwa tidak terlibat pasti semua orang tidak percaya. Politik itu adalah presepsi. Jadi bagi saya, itu hal yang biasa saja, bukan luar biasa,” tukasnya. 
Sementara itu, berdasarkan keputusan KPU Maluku dengan nomor 230/BA/V/2013 menetapkan secara resmi daftar pemilih tetap atau DPT untuk pilkada gubernur dan wakil gubernur Maluku 2013 sebanyak 1.86.603 orang. Angka ini menurun dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) yang diberikan pemerintah sebanyak 1.344.265 orang. 
DPT 11 kabupaten/kota masing-masing, yakni Kota Ambon 265.661 jumlah TPS 644, Maluku Tengah 297.437 jumlah TPS 664, Seram Bagian Barat 130.806 jumlah TPS 362, Seram Bagian Timur 89.639 jumlah TPS 281, Buru 82.156 jumlah TPS 259, Buru Selatan 44.666 jumlah TPS 136, Kota Tual 39.652 jumlah TPS 130, Maluku Tenggara 68.009 jumlah TPS 270, Maluku Tenggara Barat 64.942 jumlah TPS 163, Kepulauan Aru 57.222 jumlah TPS 206 dan Maluku Barat Daya 46.413 jumlah TPS 170 dengan jumlah total TPS 3.284. 
Pantauan di Kantor KPUD, Rapat penetapan DPT pilgub yang berlangsung pukul 11.00 wit itu di hadiri oleh ketua dan utusan dari masing-masing KPU kabupaten/kota, Bawaslu Maluku, Panwaslu dan ketua-ketua Tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2013. 
Ketua KPU Provinsi Maluku Idrus Tatuhey dalam paparannya mengatakan, setelah dilakukan penetapan DPT ini, partisipasi masyarakat Maluku dalam menggunakan hak suara dalam menentukan gubernur dan wakil gubernur sangat penting. Olehnya itu, lanjut dia, masyarakat yang namanya belum terdaftar dalam DPT bisa menggunakan KTP untuk melakukan pencoblosan.

“Kami mengharapkan partisipasi pemilih untuk bisa menggunakan hak politiknya dengan baik untuk menentukan pemimpin Maluku yang baik pula. Kemudian sesuai dengan di keluarkanya peraturan terakahir dalam mahkamah Konstitusi, maka memberikan peluang yang besar untuk penduduk yang saat ini belum terdaftar sebagai pemilih dengan menunjukan bukti berupa KTP kepada petugas PPS setempat,” ujar Tatuhey dalam rapat pleno penetapan DPT dan TPS untuk pilgub Maluku 2013, Kamis (2/5) kemarin di Aula Rapat Lantai II KPU Maluku. (MG11)
 
    JPNN.COM | KPUD Maluku Tetapkan DPT Pilgub 1.186.603 Orang
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Facebook
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
 
Komentar Anda mengenai berita "KPUD Maluku Tetapkan DPT Pilgub 1.186.603 Orang"
 
  + Other News / Category     
 
DAHLAN ISKAN
Semangat Tebu Preman dan Bibir Terkatup
WAKTU saya duduk-duduk santai di bawah pohon besar bersama seluruh karyawan inti di halaman Pabrik G ...
Other